Vote

Bagaimana pelayanan petugas kami saat anda mengajukan perkara ke Pengadilan ?
Total 85 Responden.
Terima Kasih atas partisipasi Anda

Link Website Terkait

Halal Bi Halal Keluarga Besar PA Kendari bersama Majelis Taklim Alhikmah PTA Sultra dan PA Kendari

Mon, 17-Jul-2017 10:40:33

Kendari ll pa-kendari. go.id
Ketua PTA Sultra saat memberikan sambutan dalam acara halalbihala (foto. anto) 
 
Dalam rangka menjalin silaturrahim, Keluarga Besar  Pengadilan Agama Kendari dan Majelis Taklim Al-Hikmah PTA Sulawesi Tenggara dan Pengadilan Agama Kendari menggelar acara halal bihalal Idulfitri 1438 Hijriah, yang berlangsung pada Jumat (14/07/2017), di ruang sidang Cakra Pengadilan Agama Kendari. Hadir dalam acara  tersebut  Ketua PTA Sulawesi Tenggara DR. H. Muslimin Simar, S.H., M.H besera Jajaran, Ketua Pengadilan Agama Kendari Drs. Muh. Husain Shaleh, S.H., M.H. Pembina Majelis Taklim Alhikmah beserta penggurus dan Anggota, dan seluruh keluarga besar Pegaweai Pengadilan Agama Kendari.
  
halal bihalal keluarga besar PA Kendari tampak sangat tertib (foto: anto)
 
Pada halalbihalal ini, pembawa hikmah berasal dari luar peradilan Agama yaitu Drs.K.H. Muslim, M.Si (Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Kementrian Hukum dan HAM Provinsi Sulawesi Tenggara), hal ini dilakukan untuk memberikan suasana berbeda, dikarenakan selama ini pembawa  hikmah selalu berasal dari kalangan sendiri.
Dalam sambutannya, Drs. Muh. Husain Shaleh, S.H., M.H. mengatakan bahwa hikmah Idul Fitri adalah kembali ke fitrah. “Ibarat bayi yang baru dilahirkan lagi dan diibaratkan kain  yang masih bersih,“ ujarnya.  Muh. Husain Shaleh berharap kegiatan seperti ini harus dilestarikan selama kehidupan karena silaturahim sangat penting untuk memupuk persaudaraan dan memudahkan segala urusan.  
Sementara itu, Ketua PTA  Sulawesi Tenggara DR. H. Muslimin Simar, S.H., M.H mengajak seluruh jajarannya  untuk selalu bersyukur karena selain kembali kepada yang fitrah, juga memperoleh kemenangan setelah satu bulan terakhir menjalani penitian spriritual. Sebelas bulan kedepanlah pelaksanaannya. “Mari kita meningkatkan pelayanan dan prestasi yang sudah dicapai selama ini,” serunya. 
Hikmah Puasa
Dalam ceramahnya di hadapan seluruh hadirin, Drs.K.H. Muslim, M.Si menjelaskan bahwa keberhasilan ibadah puasa tidak hanya dilihat hanya ketika proses puasa itu berlangsung, tapi juga harus dilihat setelah puasa berakhir, yaitu sekarang dan yang akan datang. “Ukuran keberhasilan ibadah shaum adalah ketakwaaan kita kepada Allah SWT,  sampai seberapa jauh shaum memberikan pesan-pesan dan dampak spritual dan dampak bagi peningkatan ketakwaan kita kepada Yang Maha Kuasa,”  dan itulah jatidiri kita yang sesungguhnya, paparnya.
Ada 3 syarat melestarikan Ramadhan menurut Rasullullah SAW :
1. Shodaqoh 
Apabila selama puasa Infaq dan shodaqoh kita lancar semestinya disebelas bulan yang lainpun tetap lancar, karena 1 bulan selama puasa adalah pendidikannya sedangkan 11 bulan stelahnya adalah implementasinya, ujar beliau. Dimana shodaqoh itu sendiri memiliki beberapa cara dang tingkatan  pertama yaitu shodaqoh dengan Ilmu yang bermanfaat,  yang kedua dengan harta yang kita miliki yang ketiga dengan Tenaga apabila kita tidak memiliki ketiganya maka cukuplah shodaqoh dengan senyum agar menjadi hamba yang mulia disi Allah SWT.
2. Melestarikan Nilai Ramadhan
Apabila selama Ramadhan kita Rajin Mengaji, Sholat sunnah tiada tertinggalkan maka setelah Ramadhan pun hal demikian selayaknya untuk dilestarikan untuk menjaga keimanan dan  ketakwaan kita dihadapan Allah SWT.
3. Mampu menahan emosi dan amarah
Menurut Alquran, lanjutnya,  selain keimanan dan sholat yang mantap,  indikator ketakwaan  adalah kepedulian dan kesiapan mengorbankan apa saja yang menjadi potensi yang diberikan untuk dimanfaatkan untuk menolong orang lain, baik berupa harta, tahta, ilmu pengetahuan, pengalaman, keunggulan, kekuatan, dan sebagainya. “Selain itu, orang bertakwa selalu siap memiliki kemampuan dalam pengendalian emosi kemarahan,” lanjutnya. Nabi pun berpesan agar hati-hati karena marah itu bagaikan api. “Nabi memberikan resep spritual agar kita cepat melupakan kesalahan orang lain dan melupakan kebaikan kita agar silaturahim tetap terjaga  sehingga kebhinekaan bangsa kita pun tetap terjaga. (Admin)

Nama :
Email :
Komentar :